Sambut I Muharram 1448 H, Meunasah Baitul Makmur Jurong Soetedjo Diresmikan: Targetkan Jadi Percontohan Manajemen Modern di Sabang
MEDIAGAJAHPUTIHNEWS.COM
WILAYAH SABANG (PULAU WEH-ACEH)
REDAKSIGPN-NEWS-DAERAH
SABANG –GPN NEWS || 17 Juni 2026 || Jejakkini.com.|| Momentum menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi hari yang bersejarah bagi masyarakat Jurong Soetedjo, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Setelah dibangun melalui semangat wakaf, gotong royong, dan kebersamaan masyarakat, Meunasah Baitul Makmur secara resmi dibuka dan mulai difungsikan sebagai pusat kegiatan ibadah, pendidikan keagamaan, dan kemasyarakatan.
Peresmian meunasah yang berlangsung khidmat pada Selasa (16/6/2026) malam tersebut diawali dengan pelaksanaan Shalat Maghrib berjamaah, samadiah, tahlil, doa bersama, ramah tamah, hingga Shalat Isya berjamaah yang diikuti masyarakat setempat.
Acara peresmian turut dihadiri sejumlah tokoh penting Kota Sabang, di antaranya Imam Besar Masjid Agung Babussalam Sabang, Kapolres Sabang, AKBP Sukoco,S.S.T.,M.M.,M.Mar.,M.Tr.SOU.,M.Han.,Wakil Ketua II DPRK Sabang - Indra Nasution, Pimpinan Pesantren Al-Mujaddid Ustaz Irsalullah Yusuf, M.Pd., Pimpinan Dayah Darul Wa'di Abi Bardi Akarta, Keuchik Gampong Kuta Ateuh, Zulfan Bahri,S.E.,para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Jurong Soetedjo dan Gampong Kuta Ateuh.
Kehadiran para tokoh lintas sektor tersebut menunjukkan dukungan kuat terhadap pembangunan fasilitas keagamaan yang representatif dan menjadi kebanggaan masyarakat. Momentum peresmian ini juga menjadi simbol keberhasilan kebersamaan warga dalam mewujudkan sebuah pusat ibadah yang dibangun dari semangat wakaf dan kepedulian sosial.
Meunasah Baitul Makmur berdiri berkat dukungan para wakif dan dermawan yang telah menyumbangkan berbagai kebutuhan pembangunan, mulai dari semen, pasir, batu gunung, besi pondasi, hingga bantuan material lainnya. Kontribusi masyarakat yang diberikan secara ikhlas menjadi fondasi utama terwujudnya pembangunan meunasah yang kini dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga.
Selain sebagai tempat pelaksanaan ibadah, Meunasah Baitul Makmur diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam pengelolaan rumah ibadah di Kota Sabang. Dalam berbagai harapan yang disampaikan pada acara tersebut, meunasah ini diproyeksikan menjadi salah satu percontohan pengelolaan meunasah modern dan profesional di Kota Sabang.
Pengelolaan yang terstruktur, transparan, akuntabel, dan berbasis kemaslahatan umat diyakini akan mampu memakmurkan meunasah sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat pembinaan masyarakat. Tidak hanya sebagai tempat shalat berjamaah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan Al-Qur'an, pembinaan generasi muda, musyawarah warga, serta berbagai kegiatan sosial keagamaan lainnya.
Para tokoh yang hadir juga menaruh harapan besar agar Meunasah Baitul Makmur menjadi rumah bersama bagi umat, mampu menarik minat generasi muda untuk aktif dalam kegiatan keagamaan, serta menjadi pusat lahirnya nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Peresmian yang bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tersebut ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT serta harapan agar Meunasah Baitul Makmur senantiasa diberkahi, dimakmurkan oleh jamaahnya, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kuta Ateuh maupun Kota Sabang secara keseluruhan.
Dari Wakaf untuk Umat, Dari Kebersamaan untuk Kemakmuran. Meunasah Baitul Makmur diharapkan menjadi simbol persatuan, pusat syiar Islam, dan contoh pengelolaan rumah ibadah yang modern, profesional, serta berkelanjutan di Kota Sabang.
Meunasah Baitul Makmur Jurong Soetedjo
Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang
1 Muharram 1448 H / 2026 M
-Reporter/Perss GPN Sabang News Oleh Kabiro : MJ Eric Karno
-Sumber/Rilis/Photo : Kepala Biro GPN Sabang
-Rilis/RedaksiDaerah : Gajah putih News.com
0 Komentar