Breaking News

Prof. TM. Jamil : Brigjen Dr. Dedy Tabrani Kandidat Ideal Pimpin Polda Aceh, Marzuki Ali Basyah Tutup Babak dengan Prestasi


Media: Gajahputihnews.com
Senin, 8 Juni 2026
Tayang: 15:36 WIB

Prof. TM. Jamil : Brigjen Dr. Dedy Tabrani Kandidat Ideal Pimpin Polda Aceh, Marzuki Ali Basyah Tutup Babak dengan Prestasi

“Dukungan Gubernur Aceh Muallem dan Kapolri serta integritas profesional menjadi kunci keberhasilan Kapolda baru, kata pengamat politik USK.”

BANDA ACEH – Pergantian pucuk pimpinan Polda Aceh kini menjadi perhatian serius publik dan kalangan akademisi. Brigjen Pol Dr. Dedy Tabrani disebut layak menjadi Kapolda Aceh berikutnya, menutup babak kepemimpinan Kapolda saat ini, Marzuki Ali Basyah, yang meninggalkan jejak prestasi membanggakan.

Penilaian ini disampaikan Prof. Dr. TM. Jamil, Pengamat Politik dan Akademisi Universitas Syiah Kuala, yang menekankan pentingnya kombinasi pengalaman lintas daerah dan akar lokal dalam memimpin institusi kepolisian.

“Seorang Kapolda bukan hanya mengatur birokrasi, tetapi membangun kepercayaan publik, menjaga stabilitas sosial, dan menegakkan hukum secara adil,” ujar Prof. Jamil dalam wawancara eksklusif.

Brigjen Dedy, putra asli Aceh, telah mengabdi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Pulau Jawa.

“Pengalaman lintas daerah membekali beliau kemampuan memahami kompleksitas sosial dan budaya, sementara akar Aceh nya membangun legitimasi di mata masyarakat. Kombinasi ini langka dan strategis,” jelasnya.

Prof. Jamil menekankan bahwa profesionalisme dan integritas adalah kriteria utama dalam penunjukan Kapolda. 

“Dukungan Gubernur Aceh, Muallem  bersama Kapolri, menjadi faktor penting untuk memperkuat moral dan legitimasi kepemimpinan.”

“Sinergi ini memastikan keberlangsungan tugas Kapolda sekaligus menjaga stabilitas keamanan Aceh,” imbuhnya.

Tidak lupa, Prof. Jamil memberikan penghargaan kepada Kapolda Aceh saat ini, Marzuki Ali Basyah. 

“Pak Marzuki menutup babak kepemimpinannya dengan prestasi yang membanggakan bagi Aceh. Dedikasi dan profesionalismenya menjadi contoh bagi penerusnya. Pergantian ini adalah momentum penting untuk menjaga kesinambungan kinerja Polri di daerah,” tuturnya.

Secara filosofis, Prof. Jamil menegaskan, “Seorang Kapolda ideal menyeimbangkan kepentingan lokal dan nasional, berpijak pada nilai Pancasila, menunjukkan integritas dan profesionalisme.

Dari perspektif ini, Brigjen Dedy memiliki semua modal untuk memimpin Aceh dengan bijak, adil, dan efektif.”

Sebagai akademisi, Prof. Jamil menegaskan bahwa penilaian ini murni dari perspektif ilmiah dan sosial, bukan dukungan politik.

“Ini soal kapasitas, pengalaman, integritas, dan nasionalisme. Modal ini membuat Brigjen Dr. Dedy Tabrani kandidat yang layak memimpin Aceh, sekaligus menjadi simbol meritokrasi dan profesionalisme Polri,” pungkasnya.

© Copyright 2022 - gajah putih News.com