GAYO LUES, ACEH | GajahPutihNews – Semangat gotong royong kembali membumbung di Desa Ramung Musara. Pada Selasa (05/05/2026), Babinsa Koramil 09/Putri Betung bersama personel Batalyon TP 855/Raksaka Dharma bahu-membahu dengan warga setempat melaksanakan rehabilitasi jembatan gantung perintis yang sempat mengalami kerusakan akibat bencana banjir beberapa waktu lalu.
Jembatan ini merupakan urat nadi vital bagi warga, karena menjadi satu-satunya akses yang menghubungkan pemukiman dusun ke desa induk serta akses utama menuju lahan perkebunan masyarakat. Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan roda ekonomi dan mobilitas warga akan terhambat total.
Fokus Pengerjaan
Dalam aksi heroik ini, fokus utama gotong royong diarahkan pada:
Pengumpulan Material Alam: Pengambilan batu dan pasir secara swadaya dari sekitar lokasi.
Penyusunan Pondasi: Penguatan struktur dasar jembatan guna memastikan keamanan dan ketahanan jangka panjang terhadap arus sungai.
Tujuan Kegiatan
Pemulihan Aksesibilitas: Memulihkan kembali jalur transportasi warga agar aktivitas harian kembali normal.
Mitigasi Risiko: Memperkokoh struktur jembatan guna mencegah kerusakan yang lebih parah di masa mendatang.
Penguatan Kemanunggalan TNI-Rakyat: Mewujudkan kehadiran TNI sebagai solusi di tengah kesulitan masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai Sapta Marga.
Harapan yang Dicapai
Melalui kegiatan ini, diharapkan jembatan gantung Desa Ramung Musara dapat segera dilalui dengan aman, sehingga distribusi hasil perkebunan tidak terhambat dan kesejahteraan petani tetap terjaga. Selain itu, aksi ini diharapkan dapat memupuk kembali nilai kearifan lokal gotong royong yang menjadi benteng kekuatan bangsa dalam menghadapi dampak bencana alam.
"Kehadiran rekan-rekan dari Koramil 09 dan Batalyon 855 memberikan semangat baru bagi kami. Jembatan ini adalah nyawa bagi kebun kami, dan kami bersyukur TNI hadir langsung di lapangan," ujar salah satu perwakilan warga Desa Ramung Musara.
(Kang Juna)
Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor