GAYO LUES, ACEH – Jembatan gantung perintis yang menjadi urat nadi perekonomian warga di Dusun Marpunge Pekan kini tengah mendapatkan perhatian serius. Pada Kamis (07/05/2026), personel Babinsa Koramil 09/Putri Betung bersama personel Batalyon Infanteri 114/Satria Musara (atau satuan terkait) bahu-membahu bersama masyarakat melaksanakan aksi gotong royong perbaikan jembatan.
Kegiatan ini difokuskan pada pemeliharaan struktur utama jembatan guna menjamin keamanan pengguna. Fokus pengerjaan hari ini meliputi:
Pengelasan Papan Plat Bunga: Memperkuat landasan jembatan agar tidak licin dan kokoh saat dilalui.
Pembongkaran Pagar Kawat Harmoni: Mengganti pagar kawat yang telah berkarat dan lapuk dimakan usia demi faktor keselamatan warga.
Akses Vital Menuju Perkebunan
Jembatan gantung Marpunge Pekan bukan sekadar penyeberangan biasa, melainkan jalur utama bagi warga Desa Marpunge untuk menuju lahan perkebunan mereka. Kerusakan pada jembatan ini sebelumnya sempat menghambat mobilitas warga dalam mengangkut hasil bumi.
Harapan yang Ingin Dicapai
Melalui aksi gotong royong ini, diharapkan beberapa target utama dapat terpenuhi:
Keselamatan Terjamin: Menghilangkan kekhawatiran masyarakat akan risiko kecelakaan saat melintasi jembatan yang rusak.
Kelancaran Ekonomi: Mempercepat akses transportasi hasil kebun sehingga produktivitas masyarakat kembali meningkat.
Kemanunggalan TNI-Rakyat: Mempererat hubungan emosional dan kerja sama antara personel TNI dan warga setempat dalam menjaga fasilitas publik.
"Kehadiran kami di sini adalah bentuk nyata pengabdian TNI di tengah kesulitan rakyat. Dengan jembatan yang layak, kami ingin memastikan warga dapat pergi ke kebun dengan tenang dan pulang membawa hasil yang maksimal," ujar salah satu personel Babinsa di lokasi.
Aksi ini direncanakan akan terus dipantau hingga jembatan benar-benar siap digunakan 100% secara aman oleh masyarakat luas.
Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor