Breaking News

​Pulihkan Ekonomi Pasca Banjir, TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Perintis di Gayo Lues



​GAYO LUES | GajahPutihNews, 31 MEI 2026 – Akselerasi pemulihan infrastruktur pasca bencana alam terus dikebut. Babinsa Koramil 09/Putri Betung Sertu Sabtono, bersama personel Batalyon TP 855/Raksaka Dharma & Zipur 16/Dika Anoraga bersama masyarakat setempat, bersinergi melaksanakan aksi gotong royong pembangunan jembatan gantung perintis di Dusun Tetumpun, Desa Kungke Jaya, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, pada Minggu (31/5).

​Jembatan gantung ini merupakan wujud nyata bantuan Pemerintah Republik Indonesia yang disalurkan melalui TNI, khususnya Kodim 0113/Gayo Lues. Keberadaan jembatan ini sangat krusial mengingat jembatan sebelumnya rusak total akibat diterjang bencana alam banjir luapan sungai beberapa waktu lalu, yang menyebabkan akses warga menuju lahan perkebunan terputus total.
​Pada tahapan hari ini, fokus pengerjaan diarahkan pada mobilisasi dan melangsir material bangunan dari Kantor Koramil 09/Putri Betung menuju lokasi pembangunan di Desa Kungke Jaya. Seluruh proses pembangunan dilakukan secara swadaya dan gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat hingga rampung.
​Memulihkan Stabilitas dan Roda Ekonomi
​Tujuan utama dari pembangunan jembatan gantung perintis ini adalah untuk memulihkan akses stabilitas transportasi masyarakat secepat mungkin. Dengan terhubungnya kembali akses ini, diharapkan roda perekonomian sektor perkebunan dan aktivitas sosial warga setempat tidak mengalami kelumpuhan yang berkepanjangan.
​"Melalui kegiatan kemanunggalan ini, kita berharap kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah RI tetap terjaga kuat. Pemerintah tidak tinggal diam dan hadir memberikan solusi cepat saat warga tertimpa bencana," ujar Sertu Sabtono di sela-sela kegiatan.

​Harapan yang Ingin Dicapai
​Melalui pembangunan jembatan gantung perintis yang dikerjakan secara gotong royong ini, sasaran dan harapan yang ingin dicapai adalah:
​Pemulihan Sektor Ekonomi: Masyarakat Dusun Tetumpun dan Desa Kungke Jaya dapat segera kembali mengolah lahan perkebunan mereka tanpa hambatan akses, sehingga pendapatan daerah sektor pertanian kembali normal.
​Konektivitas Antarwilayah: Memastikan mobilitas warga, terutama anak-anak sekolah dan pemenuhan kebutuhan logistik harian, berjalan aman dan lancar.
​Penguatan Kemanunggalan TNI-Rakyat: Mempererat hubungan emosional, solidaritas, dan budaya gotong royong antara jajaran Kodim 0113/Gayo Lues dengan masyarakat binaan dalam mengatasi kesulitan di wilayah.
​Resiliensi Infrastruktur: Terwujudnya fasilitas penyeberangan darurat yang kokoh dan fungsional guna mempercepat fase rekonstruksi pasca-bencana.
© Copyright 2022 - gajah putih News.com