Breaking News

​Pulihkan Akses Ekonomi, TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Kembali Jembatan Gantung Dusun Air Panas yang Rusak Akibat Banjir

​GAYO LUES | GajahPutihNews – Akses mobilitas warga Dusun Air Panas, Desa Singah Mule, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues yang sempat lumpuh total akibat bencana alam, kini mulai menemukan titik terang. Pada Kamis (21/5/2026), Personel TNI dari Babinsa Koramil 09/Putri Betung, Serda Muhrim Abdi, bersama personel Batalyon TP 855/Raksaka Dharma dan masyarakat setempat bahu-bahu melaksanakan kegiatan gotong royong pembangunan jembatan gantung perintis.
​Sebelumnya, bencana alam banjir akibat luapan air sungai beberapa waktu lalu telah merusak total infrastruktur jembatan gantung lama. Akibatnya, masyarakat setempat sama sekali tidak bisa menuju ke lahan perkebunan mereka, yang merupakan sumber mata pencaharian utama warga.
​Merespons kondisi tersebut, pemerintah pusat melalui TNI—khususnya Kodim 0113/Gayo Lues—menyalurkan bantuan berupa jembatan gantung perintis. Guna mempercepat proses fungsionalnya, pengerjaan jembatan ini dilakukan secara bergotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat hingga pembangunan selesai 100 persen.
​"Tujuan utama dari pembangunan kilat secara gotong royong ini adalah untuk memulihkan akses stabilitas masyarakat secepat mungkin. Kita ingin memastikan roda ekonomi dan aktivitas sosial warga tidak lumpuh terlalu lama akibat bencana," ujar Serda Muhrim Abdi Babinsa Koramil 09/Putri Betung dalam keterangannya.
​Melalui sinergi yang kuat di lapangan, kegiatan ini diharapkan dapat terus memupuk dan menjaga kepercayaan masyarakat kepada pemerintah serta institusi TNI, yang selalu hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat.
​Harapan yang Ingin Dicapai:
​Melalui pembangunan jembatan gantung perintis ini, terdapat beberapa harapan besar yang ingin diwujudkan:
​Pemulihan Ekonomi Instan: Petani dan warga dapat kembali mengakses lahan perkebunan mereka dengan aman, sehingga komoditas hasil bumi dapat segera dipanen dan didistribusikan kembali.
​Normalisasi Aktivitas Sosial: Anak-anak sekolah, pelayanan kesehatan, dan mobilitas antar-desa dapat berjalan lancar tanpa harus bertaruh nyawa menyeberangi jalur alternatif yang berbahaya.
​Penguatan Kemanunggalan TNI-Rakyat: Gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat adalah fondasi utama dalam percepatan pemulihan pascabencana.
​Resiliensi Infrastruktur: Jembatan baru ini diharapkan memiliki ketahanan yang lebih baik, memberikan rasa aman jangka panjang bagi masyarakat Desa Singah Mule dari ancaman luapan sungai di masa mendatang.
© Copyright 2022 - gajah putih News.com