GajahPutihNews | Blangkejeren - Komandan Kodim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Kabupaten Gayo Lues.
(Senin, 04/05/2026)
Kehadiran Dandim turut didampingi oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVI Dim 0113, Ny. Dhantie Fran. Acara ini juga dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda Gayo Lues, para kepala SKPK, serta diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan ASN, guru, dan pelajar.
Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam upacara ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan dunia pendidikan, khususnya di wilayah "Negeri Seribu Bukit". Dandim menekankan bahwa pendidikan adalah fondasi utama pertahanan negara dalam mencetak generasi emas yang cerdas dan berkarakter.
"Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, kita pastikan anak-anak Gayo Lues mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional," ujar Dandim usai kegiatan.
Upacara berlangsung khidmat dengan nuansa balutan pakaian adat daerah yang mencerminkan semangat pelestarian budaya di tengah kemajuan teknologi pendidikan.
Amanat Hari Pendidikan Nasional 2026
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Sejahtera bagi kita semua,
Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.
Hari ini, di bawah langit Gayo Lues yang indah, kita berkumpul bukan sekedar untuk menjalankan seremonial tahunan. Kita berdiri di sini untuk merefleksikan kembali cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara tentang kemerdekaan dalam belajar.
Tahun 2026 ini adalah momentum krusial. Kita tidak lagi berbicara tentang bagaimana bertahan dari perubahan teknologi, melainkan bagaimana kita memimpin perubahan tersebut. Ada tiga pesan utama yang menjadi amanat pada peringatan tahun ini:
Pendidikan Berbasis Karakter dan Budaya: Di tengah arus digitalisasi yang kencang, jati diri sebagai bangsa Indonesia, khususnya nilai-nilai luhur budaya Gayo, tidak boleh luntur. Teknologi adalah alat, namun karakter adalah kemudi.
Guru sebagai Fasilitator Masa Depan: Apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendidik. Peran guru kini telah bertransformasi dari sekadar pemberi materi menjadi mentor yang membangkitkan rasa ingin tahu (curiosity) dan daya kritis siswa.
Kolaborasi Lintas Sektor: Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kerja sama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat luas sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh anak bangsa.
Mari kita teruskan gerakan "Merdeka Belajar". Jangan biarkan satu pun anak di pelosok Gayo Lues tertinggal hanya karena keterbatasan akses. Mari kita gotong royong memajukan pendidikan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026.
Bergerak Bersama, Semarakkan Merdeka Belajar!
(Pendim 0113/ Gayo Lues)
Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor