Breaking News

Pemerintah Aceh Melalui Gubernur H. Muzakir Manaf Mengajak Perkuat JKA Serta Dorong Percepatan Program Prioritas 2026 –2027

Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf 
Media: Gajahputihnews.com
Editor: Ali Gondrong 

Pemerintah Aceh Melalui Gubernur H. Muzakir Manaf Mengajak Perkuat JKA Serta Dorong Percepatan Program Prioritas 2026-2027

GPNews | Banda Aceh – Pimpinan tertinggi pemerintah Aceh Gubernur H. Muzakir Manaf menegaskan komitmennya memperkuat program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) sebagai bagian dari reformasi tata kelola layanan kesehatan yang lebih tepat sasaran, adil, dan berkelanjutan. Komitmen dan penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Pemerintah Aceh, Selasa (5/5/2026).

Semua ini melalui regulasi berbentuk Peraturan Gubernur, Pemerintah Aceh terus menyempurnakan pelaksanaan JKA agar akses layanan kesehatan masyarakat tetap optimal dan berbasis data. 

“Dan kebijakan ini juga diarahkan untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan keberlanjutan program.”

Bersamaan dengan hal tersebut Dalam forum ini, Mu'alem turut menyoroti pentingnya percepatan realisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD). Ia meminta seluruh jajaran segera menuntaskan aspek administrasi agar paket kegiatan dapat masuk tahap kontraktual sesuai jadwal.

Selain itu, penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) Tahun 2027 ditargetkan rampung paling lambat 30 Juni 2026. Perencanaan diarahkan lebih fokus pada belanja prioritas, termasuk penguatan JKA, dengan pendekatan disiplin melalui prinsip money follow program dan evidence-based budgeting.

Gubernur juga menekankan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah melalui komunikasi intensif dengan pemerintah pusat guna mendukung agenda pembangunan Aceh.

Menutup arahannya, Gubernur mengajak seluruh jajaran menjaga sinergi dan soliditas dalam menghadapi agenda strategis, termasuk revisi UUPA demi menjamin keberlanjutan fiskal daerah.

“Di tengah sorotan publik, kita harus menjawab dengan kinerja, bukan polemik. Kita tidak sekadar mengelola anggaran, tetapi mengelola kepercayaan rakyat,” tegasnya.

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Aceh, para Asisten Sekda, Staf Ahli Gubernur, Kepala SKPA, Kepala Biro, serta perwakilan lembaga dan staf khusus.

© Copyright 2022 - gajah putih News.com