Breaking News

Ketua Relawan Kesehatan Indonesia Sumut Soroti Rico Waas Berobat ke Luar Negeri: “Publik Jadi Bertanya-Tanya”

Medan | GajahPutihNews — Ketua Wilayah Relawan Kesehatan Indonesia Provinsi Sumatra Utara, IKORIANSYAH, menyoroti kabar mengenai Rico Waas yang memilih menjalani pengobatan ke luar negeri. Menurutnya, langkah tersebut memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat terkait tingkat kepercayaan terhadap pelayanan kesehatan di daerah sendiri.

IKORIANSYAH menilai, Sumatra Utara sejatinya telah memiliki banyak tenaga kesehatan yang kompeten, rumah sakit besar, dokter spesialis, hingga fasilitas medis yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Namun, ketika seorang pejabat daerah memilih berobat ke luar negeri, publik tentu akan mempertanyakan sejauh mana kualitas dan keyakinan terhadap layanan kesehatan di Sumatra Utara.
“Ini tentu menjadi perhatian bersama. Jika pejabat sendiri memilih berobat ke luar negeri, masyarakat akan bertanya-tanya apakah fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan di daerah kita belum mampu memberikan rasa percaya penuh,” ujar IKORIANSYAH dalam keterangannya, Senin.
Ia juga menyoroti kondisi masyarakat kecil yang setiap hari masih harus berjuang mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Menurutnya, masih banyak warga kurang mampu yang menghadapi berbagai persoalan, mulai dari keterbatasan biaya pengobatan, antrean panjang, hingga minimnya akses terhadap penanganan medis yang memadai.

“Kalau pejabat punya kemampuan untuk berobat ke luar negeri, bagaimana dengan rakyat kecil? Banyak masyarakat yang bahkan untuk mendapatkan pelayanan dasar saja masih kesulitan,” katanya.

IKORIANSYAH meminta pemerintah daerah menjadikan persoalan ini sebagai bahan evaluasi besar terhadap sistem pelayanan kesehatan di Sumatra Utara. Evaluasi tersebut dinilai penting, baik dari sisi fasilitas rumah sakit, pemerataan alat kesehatan, kualitas pelayanan, hingga kesejahteraan tenaga medis.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah tidak cukup dibangun melalui slogan semata, melainkan harus dibuktikan lewat langkah nyata dan perbaikan yang berkelanjutan.

“Kami berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga serius memperkuat sektor kesehatan agar seluruh masyarakat, tanpa memandang status sosial maupun ekonomi, bisa memperoleh pelayanan medis yang aman, layak, dan berkualitas di daerah sendiri tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri,” tegasnya.

Ia menambahkan, kesehatan merupakan hak seluruh rakyat dan tidak boleh menjadi fasilitas yang hanya mudah diakses oleh mereka yang memiliki kekuasaan maupun kemampuan ekonomi tinggi.
“Negara harus hadir memastikan layanan kesehatan benar-benar bisa dirasakan semua lapisan masyarakat secara adil,” tutupnya.
© Copyright 2022 - gajah putih News.com