Breaking News

​AKSI NYATA TNI: BABINSA KORAMIL 09/PUTRI BETUNG DAN YONIF 855/RD LANJUTKAN REHABILITASI JEMBATAN GANTUNG PERINTIS DUSUN TITI​PUTRI BETUNG, GAYO LUES

GajahPutihNews - Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat di Dusun Titi, Desa Marpunge, Kecamatan Putri Betung. Pada Sabtu (09/05/2026), personel Babinsa Koramil 09/Putri Betung bersama personel Batalyon TP 855/Raksaka Dharma bahu-membahu bersama masyarakat melanjutkan pengerjaan rehabilitasi Jembatan Gantung Perintis yang menjadi urat nadi perekonomian warga.

​Rehabilitasi jembatan ini merupakan bagian dari program strategis Presiden Republik Indonesia melalui TNI AD sebagai respon cepat terhadap bencana banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Luapan air sungai yang dahsyat mengakibatkan kerusakan total pada akses penyeberangan, yang merupakan satu-satunya jalur bagi masyarakat untuk menuju lahan perkebunan mereka.

​Progres Pengerjaan: Fokus Penarikan Kabel Baja
​Kegiatan gotong royong kali ini difokuskan pada tahap krusial, yaitu pemasangan dan penarikan tali sling (kabel baja) utama. Proses ini menggunakan alat berat berupa katrol dengan kapasitas beban maksimal hingga 15 ton untuk memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi jembatan di masa depan.

​Testimoni & Komitmen
​Sertu Sahrijal, Babinsa Koramil 09/Putri Betung, menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat adalah sebuah kewajiban moral.
​"Kami sebagai Babinsa akan selalu mengabdi dengan ikhlas dan akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Jembatan ini adalah harapan warga, dan kami pastikan pengerjaannya selesai dengan baik," ujarnya di sela-sela kegiatan.

​Kepala Dusun Titi, Desa Marpunge, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya:
​"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI. Tanpa bantuan tenaga dan peralatan dari Koramil serta Batalyon 855, mustahil bagi kami memperbaiki jembatan ini sendirian. Ini adalah jalur utama kami mencari nafkah di kebun. Kehadiran TNI benar-benar menjadi solusi bagi kami."

​Tujuan Kegiatan
​Pemulihan Akses Ekonomi: Memulihkan kembali jalur transportasi masyarakat menuju lahan perkebunan yang sempat terputus total.

​Mitigasi Pasca Bencana: Membangun kembali infrastruktur yang lebih kokoh guna mengantisipasi risiko bencana serupa di masa mendatang.
​Kemanunggalan TNI-Rakyat: Mempererat hubungan emosional dan kerja sama antara personel TNI AD dengan warga desa binaan.

​Harapan yang Dicapai
​Dengan selesainya tahap penarikan sling ini, diharapkan proses rehabilitasi jembatan dapat segera rampung 100% dalam waktu dekat. Harapan utamanya adalah roda perekonomian Desa Marpunge kembali normal, masyarakat dapat mengangkut hasil kebun dengan aman, serta terciptanya rasa aman dan nyaman bagi warga dalam beraktivitas sehari-hari.
© Copyright 2022 - gajah putih News.com