Breaking News

HARI PENYIARAN KE-93: PENGUATAN INFORMASI, PEREKAT PERSATUAN, DAN AKSELERASI LITERASI DIGITAL DI KOTA SABANG | GPN NEWS

BREAKING NEWS : GAJAH PUTIH NEWS 

HARI PENYIARAN KE-93: PENGUATAN INFORMASI, PEREKAT PERSATUAN, DAN AKSELERASI LITERASI DIGITAL DI KOTA SABANG

      MEDIAGAJAHPUTIHNEWS.COM
         WILAYAH PULAU WEH-ACEH 
        REDAKSIGPN-NEWS-DAERAH 

GPN NEWS || SABANG-ACEH, 2 April 2026 — Momentum peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-93 menjadi tonggak strategis bagi Kota Sabang dalam mempertegas peran vital penyiaran sebagai garda terdepan penyebaran informasi, media edukasi publik, sekaligus perekat persatuan di wilayah ujung barat Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Sabang, Agus Halim, menegaskan bahwa di tengah arus transformasi digital yang kian masif, penyiaran dituntut untuk adaptif, kredibel, dan inovatif dalam menjawab kebutuhan informasi masyarakat.

“Penyiaran hari ini tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga harus akurat dan bertanggung jawab. Ini menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik. Di sisi lain, tantangan hoaks dan disinformasi harus dijawab dengan penguatan literasi digital yang masif dan berkelanjutan,” tegas Agus Halim.

Ia menambahkan, penyiaran memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda pembangunan daerah, khususnya dalam menyampaikan program-program pemerintah secara transparan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Selain menjabat sebagai kepala dinas, Agus Halim juga dikenal sebagai Ketua RAPI Kota Sabang yang aktif membangun sinergi komunikasi berbasis masyarakat, terutama dalam penanganan kebencanaan dan kegiatan sosial. Menurutnya, kolaborasi multipihak antara pemerintah, media, dan komunitas menjadi fondasi utama dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan terpercaya.

“Sinergitas ini penting agar arus informasi tetap terkendali, tidak simpang siur, serta mampu menjadi rujukan yang menenangkan dan mencerdaskan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh pemuda Kota Sabang, Irwan Kubat, menilai bahwa peringatan Hari Penyiaran harus dimaknai sebagai ruang refleksi sekaligus akselerasi peran generasi muda dalam dunia media.

“Hari Penyiaran bukan sekadar seremoni, tetapi momentum kebangkitan kreativitas generasi muda. Kita harus hadir sebagai produsen konten positif yang mampu membangun karakter, memperkuat identitas budaya, dan mempromosikan potensi daerah ke level nasional hingga global,” ungkap Irwan, yang akrab disapa Cekwan.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif anak muda dalam menciptakan narasi-narasi inspiratif yang mampu menjadi penyeimbang di tengah derasnya arus informasi digital.
Peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-93 ini diharapkan menjadi titik konsolidasi seluruh elemen di Kota Sabang dalam memperkuat komitmen terhadap penyiaran yang profesional, independen, dan berpihak pada kepentingan publik.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, penyiaran di Kota Sabang diyakini akan terus berkembang sebagai pilar strategis pembangunan daerah—tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial, penjaga harmoni, dan perekat persatuan bangsa.

~Reporter/Perss GPN Sabang News Oleh Kabiro (MJ Eric Karno)

~Sumber/Photo : Agus Halim Sabang 

~Rilis/RedaksiDaerah : GajahPutihNews.com
© Copyright 2022 - gajah putih News.com