Akses Jalan Rusak Hambat Ekonomi dan Keselamatan Warga, Nelayan Pesisir Genting Timur–Genting Barat Harap Perbaikan Segera
PIDIE – Kehidupan masyarakat di Desa Genting Timur dan Genting Barat, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, yang berada di pesisir Selat Malaka, masih sangat bergantung pada sektor perikanan laut. Berjarak sekitar 100 kilometer dari ibu kota Provinsi Aceh, kedua desa ini menggantungkan denyut ekonomi pada aktivitas melaut yang menjadi rutinitas utama para nelayan.
![]() |
| Kondisi jalan menuju daerah industri perikanan masyarakat |
Di luar aktivitas melaut, waktu dimanfaatkan untuk beristirahat serta memperbaiki perlengkapan seperti jaring dan alat pancing guna memastikan kesiapan saat kembali melaut.
Namun di balik potensi kelautan yang besar, masyarakat menghadapi kendala serius pada sektor infrastruktur. Kondisi jalan akses menuju Desa Genting Timur dan Genting Barat dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga menghambat mobilitas warga, distribusi hasil tangkapan, hingga aktivitas ekonomi secara keseluruhan.
Warga setempat, termasuk dari kawasan Pulau Tukok, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pidie telah meninjau kondisi jalan tersebut dan berencana melakukan perbaikan pada April 2026.
Meski demikian, masyarakat berharap rencana tersebut dapat segera direalisasikan. Awak media juga mendapat informasi yang sama dari salah seorang warga genteng timur yang enggan menyebutkan namanya kepada Media GPNEWS.
“Kerusakan jalan sangat berdampak bagi kami. Bahkan saat ada warga yang sakit dan harus segera dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit kabupaten, ada yang meninggal dalam perjalanan. Walaupun itu takdir, kondisi jalan sangat mempengaruhi,” ungkap salah seorang warga kepada media.
Selain itu, kondisi jalan yang rusak membuat kendaraan tidak dapat melaju dengan kecepatan normal. Hal ini semakin memperlambat akses transportasi, baik untuk keperluan darurat maupun distribusi hasil laut.
Masyarakat menilai perbaikan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendesak yang tidak hanya berdampak pada kelancaran aktivitas ekonomi, tetapi juga menyangkut keselamatan jiwa. Mereka berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera merealisasikan pengaspalan jalan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir.
Perbaikan akses jalan diyakini akan membuka keterisolasian wilayah, memperlancar konektivitas perdagangan, serta menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat nelayan di Genting Timur dan Genting Barat.




Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor