Breaking News

Simpang BPKP, Titik Strategis Penikmat Kupi dan Kuliner di Jantung Kota Banda Aceh

Warkop CS Kupi Simpang BPKP perempatan lampu merah, Jl. T. Nyak Makam 

Redaksi: Gajahputihnews.com
Minggu, 29 Maret 2026 
Junaidi Ulka 

Simpang BPKP, Titik Strategis Penikmat Kupi dan Kuliner di Jantung Kota Banda Aceh

BANDA ACEH – Kawasan Simpang BPKP di pertemuan Jalan T. Nyak Makam dan Prof. Ali Hasyimi semakin dikenal sebagai salah satu titik favorit penikmat kupi dan kuliner di Kota Banda Aceh. Letaknya yang berada tepat di persimpangan lampu merah menjadikan kawasan ini mudah diakses serta strategis bagi berbagai kalangan.

Seorang pekerja Warkop CS Kupi memperhatikan pelanggan yang memesan kopinya

Suasana Warkop CS Kupi pada malam hari 
Di sudut simpang tersebut, berdiri Warung Kopi bernama CS Kupi yang dikelola oleh pelaku UMKM lokal, Heri. Dengan konsep tempat terbuka yang langsung menghadap arus lalu lintas, warkop ini menghadirkan suasana santai sekaligus dinamis bagi para pengunjung.

Tampak depan 
Salah seorang pelanggan, Wardhana, mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke lokasi tersebut. Ia menilai suasana yang nyaman serta lokasi yang mudah dijangkau menjadi alasan utama memilih CS Kupi sebagai tempat berkumpul.

“Tempatnya nyaman untuk duduk santai sambil menunggu teman atau berdiskusi, dan mudah ditemukan karena berada di simpang,” ujarnya.

CS Kupi beroperasi selama 24 jam dengan dukungan enam karyawan yang bekerja dalam sistem sif. Fasilitas yang tersedia juga cukup memadai, termasuk layanan Wi-Fi yang dinilai cepat dan stabil, sehingga mendukung aktivitas kerja maupun pertemuan informal.

“Tak hanya menjadi tempat nongkrong, warkop ini juga menjadi titik berkumpul para pengemudi ojek online. Salah seorang driver, Riki, menyebut keberadaan CS Kupi sangat membantu aktifitas kami karena pemiliknya dikenal ramah dan mendukung aktivitas mereka, juga para pekerjanya setiap pesanan kopi pasti dengan suguhan air hangat satu gelas,” ungkapnya.

Selain itu, lingkungan sekitar Simpang BPKP turut menunjang aktivitas pengunjung. Kawasan ini dikelilingi perkantoran dan showroom kendaraan, serta memiliki akses dekat ke fasilitas ibadah berupa mushalla di kompleks BPKP, yang dapat dimanfaatkan pengunjung dengan tetap menjaga ketertiban.

Dengan kombinasi lokasi strategis, fasilitas memadai, dan suasana yang inklusif, Simpang BPKP kian mengukuhkan diri sebagai salah satu pusat interaksi sosial dan ekonomi berbasis kopi dan kuliner di Banda Aceh.

© Copyright 2022 - gajah putih News.com