Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Yonif TP 855/RD Letkol Inf Irvan Nugraha Rodin, S.I.P., M.Tr.Mil., serta berlangsung dengan penuh semangat dan disiplin tinggi. Pelaksanaan ujian ini juga menjadi bentuk sinergitas antara Kodim 0113/Gayo Lues dengan Yonif TP 855/RD dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemampuan prajurit di bidang bela diri militer.
Sejak pagi hari, kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang diikuti oleh seluruh prajurit peserta ujian. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa kemampuan bela diri merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki setiap prajurit TNI, sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Setelah pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ujian praktik Pencak Silat Militer yang meliputi berbagai teknik dasar hingga teknik lanjutan, seperti kuncian, bantingan, serangan, hingga teknik pertahanan diri. Setiap gerakan diuji secara langsung oleh tim penguji dari Jasdam Iskandar Muda (IM) dengan standar penilaian yang ketat dan profesional.
Para prajurit tidak hanya diuji dari segi kemampuan fisik, tetapi juga pemahaman teori terkait filosofi dan teknik Pencak Silat Militer. Oleh karena itu, setelah rangkaian ujian praktik selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ujian teori untuk memastikan setiap peserta benar-benar memahami konsep bela diri militer secara menyeluruh.
Danyonif TP 855/RD Letkol Inf Irvan Nugraha Rodin dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan kenaikan tingkat ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari proses pembinaan prajurit agar memiliki kemampuan bela diri yang profesional, disiplin, dan siap diterapkan dalam tugas-tugas militer.
Menurutnya, Pencak Silat Militer merupakan salah satu kemampuan dasar yang wajib dimiliki prajurit TNI, karena tidak hanya melatih kekuatan fisik, tetapi juga membangun mental, ketahanan, serta kepercayaan diri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.
“Melalui kegiatan ini diharapkan setiap prajurit mampu meningkatkan kemampuan, ketangguhan, serta jiwa disiplin. Bela diri militer bukan hanya tentang teknik bertarung, tetapi juga tentang membangun karakter prajurit yang tangguh dan berintegritas,” ujarnya.
Partisipasi aktif ratusan prajurit Yonif TP 855/RD dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen satuan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, serta siap menjalankan setiap tugas negara.
Dengan pelaksanaan uji kenaikan tingkat Sabuk Kuning PSM ini, diharapkan kemampuan bela diri prajurit semakin meningkat sehingga mampu mendukung kesiapan operasional satuan serta memperkuat profesionalisme prajurit di lapangan.
RAKSAKA DHARMA.
Berani, Benar, Setia.
#yontpuntukindonesia
#raksakadharma
#tniad



Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor