Breaking News

Kolaborasi Ustaz Azhar Kiran dan Donatur Yogyakarta Hadirkan Sumur Wakaf untuk Warga Pidie Jaya || GPN NEWS

BREAKING NEWS : GAJAH PUTIH NEWS 

Kolaborasi Ustaz Azhar Kiran dan Donatur Yogyakarta Hadirkan Sumur Wakaf untuk Warga Pidie Jaya

     MEDIAGAJAHPUTIHNEWS.COM
       WILAYAH PULAU WEH-ACEH 
      REDAKSIGPN-NEWS-DAERAH 

GPN NEWS || 22 MARET 2026 || PIDIE JAYA – Krisis air bersih yang sempat melanda warga Desa Kiran Dayah, Kecamatan Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya, kini teratasi. Ribuan jamaah Masjid Kemukiman Jangka Buya Baroh akhirnya dapat kembali menikmati akses air bersih setelah diresmikannya sumur wakaf pada Kamis (18/3/2026).
Pembangunan sumur tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Ustaz Azhar Kiran, yang dikenal sebagai Guru Inovasi Aceh, bersama H. Machfud dari Yogyakarta, serta dukungan para donatur dari Alumni Haji Furoda 2023 PT Nur Ramadhan Yogyakarta.
Keuchik Gampong Kiran Dayah, Tgk. Mansur, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur mendalam atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, sumur wakaf ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir pada akhir 2025 lalu.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak H. Machfud, PT Nur Ramadhan, serta seluruh Alumni Haji Furoda 2023. Bantuan ini adalah anugerah besar bagi masyarakat kami yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ujarnya haru.
Peresmian sumur wakaf yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan menambah nilai spiritual dari kegiatan tersebut. Ustaz Azhar Kiran menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan salah satu bentuk sedekah jariyah paling utama dalam Islam.

“Air adalah sumber kehidupan. Menyediakan akses air bersih untuk wudu, minum, dan kebutuhan ibadah adalah sedekah yang pahalanya terus mengalir. Apalagi dilakukan di bulan Ramadhan, di mana setiap amal dilipatgandakan oleh Allah SWT,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, selama sumur tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat, maka selama itu pula pahala para donatur akan terus mengalir, meskipun Ramadhan telah berlalu.

Sumur wakaf ini menjadi jawaban atas kesulitan warga pascabencana banjir dan longsor yang merusak sumber air sebelumnya. Ratusan kepala keluarga serta ribuan jamaah sempat mengalami keterbatasan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari maupun ibadah.

Meski dihadapkan pada kondisi tanah yang labil akibat dampak bencana, proses pembangunan sumur berhasil diselesaikan dalam waktu dua hari berkat semangat gotong royong dan kepedulian semua pihak.

Ustaz Azhar Kiran menyebut, hadirnya sumur wakaf ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga simbol kuat persaudaraan antara masyarakat Yogyakarta dan Aceh.

“Ini bukan hanya sumur, tetapi jembatan kasih sayang yang menghubungkan saudara-saudara kita di Yogyakarta dengan masyarakat Aceh,” ungkapnya.

Sementara itu, Tgk. Imam Sanusi selaku Imum Meunasah setempat menilai bantuan tersebut sangat membantu kelancaran aktivitas ibadah masyarakat.
“Alhamdulillah, ini solusi luar biasa. Jamaah kini lebih mudah berwudu dan menjalankan ibadah dengan nyaman,” katanya.
Dengan hadirnya sumur wakaf ini, masyarakat berharap kolaborasi kebaikan seperti ini dapat terus berlanjut untuk membantu daerah-daerah lain yang masih membutuhkan, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya.

~Reporter/Perss GPN Sabang News Oleh Kabiro : Mj Eric Karno 

~Sumber/Photo : Tgk.Azhar Pidie

~Rilis/RedaksiDaerah :GajahPutihNews.Com
© Copyright 2022 - gajah putih News.com