Gajahputihnews | Gayo Lues – Semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat kembali dibuktikan melalui aksi nyata di lapangan. Pada hari Minggu, 01 Maret 2026, personel Babinsa Koramil 09/Putri Betung bersama personel Batalyon TP 855/RD bahu-membahu dengan warga Desa Gumpang Lempuh melaksanakan gotong royong lanjutan pembangunan jembatan gantung.
Memasuki fase krusial, fokus pekerjaan hari ini meliputi pelepasan papan mal bekas pengecoran pondasi serta mobilisasi material berupa kayu broti dan papan yang akan digunakan sebagai lantai utama jembatan. Kerja keras kolektif ini membuahkan hasil signifikan dengan progres pembangunan yang kini telah menyentuh angka 80 persen.
Akses Terbuka, Harapan Baru
Meski dalam tahap penyelesaian akhir, jembatan gantung ini sudah mulai memberikan manfaat nyata. Saat ini, konstruksi telah cukup kokoh untuk dilalui oleh pejalan kaki, memangkas waktu tempuh warga yang selama ini harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh.
Pembangunan ini diharapkan tidak hanya sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi juga:
Memperlancar Mobilitas: Memudahkan akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan bagi warga setempat.
Mempererat Kemanunggalan: Menjadi simbol soliditas antara TNI (Babinsa dan Batalyon 855/RD) dengan masyarakat.
Ketahanan Wilayah: Meningkatkan konektivitas antar wilayah di Kecamatan Putri Betung.
Serda (Rudi Wibowo), Babinsa Koramil 09/Putri Betung:
"Melihat antusiasme warga hari ini, kami optimis jembatan ini akan rampung tepat waktu. Gotong royong adalah nyawa dari kegiatan ini. Kami tidak hanya mengangkat kayu dan papan, tapi kami sedang membangun harapan bagi anak-anak sekolah dan petani di Desa Gumpang Lempuh agar perjalanan mereka lebih aman dan cepat."
Bapak (Rusdi ), Tokoh Masyarakat Desa Gumpang Lempuh:
"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran bapak-bapak TNI dari Koramil dan Batalyon 855/RD. Tanpa bantuan tenaga dan motivasi dari mereka, mungkin pembangunan ini tidak akan secepat ini. Walau belum 100 persen, kami sangat bersyukur sekarang pejalan kaki sudah bisa melintas. Ini adalah mimpi warga yang mulai jadi kenyataan."
(Kang Juna)

Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor