Gayo Lues | gajahPutihNews – Semangat gotong royong terpancar kuat di Desa Gumpang Lempuh, Kecamatan Putri Betung. Pada Sabtu (28/02/2026), personel TNI dari Babinsa Koramil 09/Putri Betung bersama prajurit Batalyon TP 855/RD bahu-membahu dengan warga setempat melanjutkan pembangunan jembatan gantung yang menjadi urat nadi perekonomian dan akses sosial warga.
Memasuki tahap krusial, fokus pekerjaan hari ini meliputi pemasangan lantai jembatan menggunakan material papan kayu pilihan. Selain itu, tim teknis dari TNI dan masyarakat bekerja ekstra dalam menarik serta mengencangkan tali sling baja bagian atas dan b
awah dengan bantuan katrol untuk memastikan keamanan serta kekokohan struktur jembatan.
Akses Penting Bagi Warga
Jembatan gantung ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan solusi atas hambatan mobilitas yang selama ini dirasakan warga. Jembatan ini dibangun untuk menghubungkan area pemukiman penduduk langsung ke dua titik vital:
Lahan Perkebunan: Memudahkan petani mengangkut hasil bumi secara lebih efisien.
Lokasi Pemakaman Umum (TPU): Memberikan akses yang layak dan nyaman bagi warga saat prosesi pemakaman atau ziarah.
Pembangunan ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh warga dan meningkatkan produktivitas ekonomi desa. Lebih dari itu, kehadiran jembatan ini merupakan simbol nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk mengatasi kesulitan rakyat di wilayah pelosok.
Serka [Juanda Kruas], Babinsa Koramil 09/Putri Betung, menyatakan:
"Kegiatan ini adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami tidak hanya membangun jembatan, tapi juga membangun kembali semangat kebersamaan. Dengan pengencangan kabel sling yang presisi hari ini, kami optimis jembatan ini akan segera rampung dan dapat digunakan dengan aman oleh seluruh warga."
Bapak [Nama Tokoh Masyarakat], salah seorang warga Desa Gumpang Lempuh, mengungkapkan rasa syukurnya:
"Selama ini kami cukup kesulitan jika ingin ke kebun atau mengantar jenazah ke pemakaman, apalagi kalau cuaca buruk. Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI dari Koramil dan Batalyon 855 yang sudah terjun langsung membantu kami. Jembatan ini sudah sangat lama kami mimpikan."


Social Header
Berita
Cari Blog Ini
Laporkan Penyalahgunaan
Kontributor