MUNA Aceh Jaya Gelar Muswil ke-III 2026, Fokus Regenerasi Kepemimpinan Ulama
GPNEWS | ACEH JAYA – Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Kabupaten Aceh Jaya dijadwalkan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-III Tahun 2026 pada Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya dan menjadi agenda penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi ulama di daerah tersebut.
Dalam Muswil ke-III MUNA Aceh Jaya juga akan dihadiri oleh pengurus MUNA Pusat Aceh serta melibatkan unsur ulama, tokoh masyarakat, dan para pemangku kepentingan terkait. Forum ini digelar sebagai bagian dari mekanisme organisasi yang secara berkala dilaksanakan setiap lima tahun sekali.
Ketua Panitia Muswil ke-III MUNA Aceh Jaya, Tgk. Muhammad Diah, SE, kepada awak media di Calang, Rabu (11/2/2026), menjelaskan bahwa Muswil merupakan forum tertinggi organisasi untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan periode sebelumnya, menyusun arah dan program kerja, serta memilih kepengurusan baru.
“Sebagai wadah berkumpulnya para ulama, MUNA memiliki peran strategis dalam memperkuat silaturahmi antarulama serta membina umat agar tetap berada dalam koridor ajaran Islam,” ujarnya.
Ia menambahkan, MUNA juga berfungsi sebagai penasehat moral, penjaga nilai-nilai syariat Islam, sekaligus mediator antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial.
Dalam Term of Reference (TOR) Muswil MUNA Aceh Jaya 2026 disebutkan bahwa keberadaan MUNA tidak terlepas dari sejarah panjang masyarakat Aceh yang menjadikan Islam sebagai fondasi dalam pembinaan adat, budaya, dan karakter sosial.
Ulama sejak dahulu berperan sebagai penerang umat, penyampai ilmu keislaman, serta rujukan dalam memahami ajaran Islam secara benar.
Muswil ke-III ini mengangkat tema yang merujuk pada firman Allah SWT dalam QS. Fathir ayat 28, yang menegaskan bahwa ulama adalah hamba Allah yang memiliki rasa takut kepada-Nya. Nilai tersebut diharapkan menjadi landasan moral bagi para ulama dalam menyampaikan ilmu dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
Selain membahas laporan pertanggungjawaban pengurus, Muswil juga akan merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat peran ulama dalam mendukung pembangunan daerah serta program-program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya.
Panitia berharap seluruh unsur ulama, tokoh masyarakat, dan stakeholder dapat berpartisipasi aktif sehingga Muswil dapat berlangsung secara musyawarah dan demokratis, serta melahirkan kepengurusan yang amanah.
Melalui Muswil ini, MUNA Aceh Jaya diharapkan semakin memperkuat eksistensinya sebagai lembaga penjaga nilai-nilai keislaman dan berkontribusi aktif dalam membangun masyarakat Aceh Jaya yang religius dan berakhlak mulia.

Social Header
Kontributor