Breaking News

Rawan Potensi Bermaksiat, Dewan Minta PJ Bupati Aceh Barat Evaluasi Kinerja Kasatpol PP-WH

Rawan Potensi Bermaksiat, Dewan Minta PJ Bupati Aceh Barat Evaluasi Kinerja Kasatpol PP-WH

Gajahputihnews.com

Aceh Barat: Membuat heboh jagat maya, vidio yang beredar dimana satu pasangan yang bukan muhrim diduga melakukan hal yang bertentangan dengan nilai-nilai Syariat Islam di gubuk pada salah satu cafe yang berada di Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat.


Hal demikian membuat seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Fraksi Partai Gerindra, T. Helmy, SP merasa sangat prihatin terhadap kurangnya pengawasan dan penindakan yang dilakukan oleh Satpol-PP/WH Aceh Barat.


"Ini terjadi akibat kafe-kafe yang ada di lokasi itu sangat tertutup dari pandangan sekitar sehingga mengundang hawa nafsu untuk bermadu kasih," pungkasnya.


Dirinya menegaskan seharusnya peran Satpol-PP/WH untuk menjalankan syariat Islam di Aceh Barat harus lebih serius apalagi kota Meulaboh mendapat julukan Tauhid Sufi 


"Satpol-PP/WH jangan ditolerir bentuk pondok-pondok yang sengaja diciptakan untuk daya tarik pengunjung yang ingin macam-macam alias kencan ilegal. Jangan sudah terjadi baru patroli ke lokasi dan sebaiknya jika ada indikasi ke negatif langsug tertibkan dan bubarkan tempat-tempat yang rawan maksiat," tegasnya.


Helmy juga berharap agar PJ Bupati Aceh Barat dapat mengambil sikap tegas terhadap kepala Satpol PP dan WH Aceh Barat atas lemahnya kinerja organisasi pemerintah tersebut.


"Kafe-kafe dibuat secara tertutup sudah lama berdiri tapi tidak ada tindakan tegas dari Satpol-PP dan WH untuk memberikan teguran ataupun tindakan lainnya sehingga bisa terjadi demikian rupa, oleh karena itu saya minta PJ Bupati Azwardi untuk mengevaluasi kinerja dari  kepalanya.


Diketahui bahwa sebelumnya beredar Vidio yang berdurasi 37 detik itu sempat viral dikalangan pengguna media sosial pada Kamis (30/1/2025) pagi.


Dalam rekaman vidio yang berdurasi 37 detik itu menunjukkan si pria mengunakan baju berwarna hitam dan perempuan memakai hijab berwarna cream sedang berdua melakukan perbuatan mesum dilokasi itu.


Setelah beberapa jam sempat viral, video tersebut di ketahui oleh pihak Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (SATPOL-PP WH) Kabupaten Aceh Barat, dan langsung dilakukan penyisiran di beberapa kafe di wilayah tersebut, akhirnya pihak petugas menemukan lokasinya yang berada di Desa Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan.


Kepala Bidang Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Barat Lazuan kepada media membenarkan, video mesum berdurasi 37 detik itu yang beredar benar terjadi di 

terjadi sebuah kafe di Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten setempat.


"Benar bang video mesum itu terjadinya di pantai ujung karang, Suak Indra Puri, hal ini kita buktikan setelah kita lakukan peninjauan ke lokasi yang kuta curigai, sesampai di lokasi benar kafe yang kita duga persis seperti dalam video walaupun pemilik kafe sempat menghilangkan barang bukti berupa sebuah spanduk dan mengubah lokasi gubuk tersebut,"Ujarnya 


Meski demikian, petugas SATPOL-PP WH berhasil menemukan barang bukti yang sempat di sembunyikan oleh pemilik kafe. Karena pemilik kafe tidak bisa mengelak akhirnya ia mengaku bahwa video tersebut benar terjadi di kafenya.


"Kini pemilik kafe sedang kita lakukan penyelidikan lebih dalam pak, sementara barang bukti video dan sebuah spanduk sudah kita amankan di kantor, untuk tindak lanjutnya sesuai arahan Pimpinan (PJ Bupati Azwardi) aktivitas kafe tersebut akan kita non aktifkan dulu untuk sementara,"Ungkapnya


Sementara itu, Sambungnya, Satpol PP-WH sejauh ini sudah melakukan upaya patroli rutin dan penyisiran setiap kafe yang berada di Kabupaten Aceh Barat, setiap ada kedapatan yang melanggar syariat Islam akan di tidak tegas sesuai Qanun yang berlaku.

© Copyright 2022 - gajah putih News.com