ACEH TENGAH
| –29 Mei 2026 pukul 00: 15 WIB. Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal yang memakan korban jiwa terjadi di Jalan Raya Sukarno Hatta, menghubungkan Takengon – Bireuen, tepatnya di wilayah Kampung Mongal, Bur Belah, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis dini hari. Sebuah mobil jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi BK 1079 QP mengalami kecelakaan hebat setelah diduga hilang kendali, menabrak tebing dan akhirnya terbalik di bahu jalan.

 

Peristiwa nahas ini mengakibatkan sang pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara seorang penumpang wanita yang berada di dalamnya beruntung masih selamat meski mengalami luka-luka ringan hingga sedang.

 

URAIAN KEJADIAN

Berdasarkan keterangan saksi dan informasi di lokasi, mobil Avanza BK 1079 QP diketahui melaju dari arah Paya Tumpi menuju arah Takengon. Saat tiba di tikungan curam dan bertebing di kawasan Kampung Mongal, Bur Belah, pengemudi diduga kehilangan kendali atas kemudi kendaraannya. Kendaraan pun berbelok tak beraturan, keluar dari jalur lalu lintas, menabrak dinding tebing keras di sisi jalan, lalu terpental hingga akhirnya terbalik dengan posisi terguling.

 

Dampak benturan yang sangat keras membuat bagian depan dan bodi mobil penyok parah dan hancur berantakan. Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung bergegas ke lokasi dan berusaha mengevakuasi korban yang terjebak di dalam kendaraan.

 

"Kami mendengar suara gebrakan keras sekali, seperti besi bertemu batu. Kami lari ke jalan, ternyata ada mobil terbalik dan hancur. Kami bantu mengeluarkan orang yang ada di dalam, tapi sayang pengemudinya sudah tidak bernyawa lagi saat diangkat," ujar salah satu warga yang membantu evakuasi.



DATA KORBAN

Dari hasil identifikasi awal di lokasi:

 1.Pengemudi (Laki-laki): Meninggal dunia di tempat. Diduga berdomisili dari wilayah Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah. Jenazah telah dibawa ke Rumah sakit Datu Beru terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.


​2.Penumpang (Wanita): Alhamdulillah selamat meski mengalami cedera luka di bagian tubuh. Diperkirakan korban berdomisili dari wilayah Bener Meriah, Simpang Tiga. Korban langsung mendapatkan pertolongan pertama dari  warga setempat.

 

PENYEBAB SEMENTARA

Pihak kepolisian dari Sat Lantas Polres Aceh Tengah yang tiba di lokasi menduga kuat kecelakaan ini murni disebabkan faktor manusia. Kecepatan kendaraan yang terlalu tinggi di jalan yang berkelok, menurun, dan bertebing menjadi penyebab utama hilangnya kendali. Kondisi jalan yang gelap dan minim penerangan di sepanjang ruas Takengon-Bireuen juga diduga turut memperparah kejadian tersebut.

 

"Diduga pengemudi melaju terlalu kencang, saat memasuki tikungan tak sempat mengerem atau menghindar, langsung menabrak tebing. Tidak ada tanda-tanda gesekan dengan kendaraan lain, ini murni laka tunggal," ungkap salah satu anggota kepolisian yang bertugas di TKP.

 

KONDISI KENDARAAN

Mobil Toyota Avanza BK 1079 QP mengalami kerusakan sangat parah. Bagian depan hancur total, kaca pecah berantakan, atap dan pintu penyok akibat terguling. Kendaraan akhirnya ditepikan secara bergotong royong bersama masyarakat setempat mobil derek dipindahkan agar tidak di dengah jln dari lokasi kejadian.

 

Pihak berwenang mengimbau seluruh pengguna jalan raya lintas dataran tinggi Gayo, khususnya ruas jalan Takengon – Bireuen yang banyak berkelok dan bertebing, untuk selalu berhati-hati, menurunkan kecepatan, dan memastikan kondisi kendaraan prima sebelum bepergian, terutama saat malam hari atau kondisi gelap agar terhindar dari musibah serupa.